FKRD Faperta IPB

KKN-ku Berkah : Tebarkan Semangat, Sebarkan Manfaat

June 3rd, 2016 · No Comments

LOGO

SAPA KKN-T 2016
Present by FKRD Faperta

Tema : KKN ku Berkah, Tebarkan Semangat, Sebarkan Manfaat!
Jargon : Sapa Warganya, Sapa Jiwanya, dengan Ilmu-Nya
Tempat : RK 15 TAN B, Fakultas Pertanian IPB
Waktu : Kamis, 26 Sya’ban 1437 H / 2 Juni 2016

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Sapa KKN-T merupakan acara FKRD untuk ikut mempersiapkan Kuliah Kerja Nyata – Tematik (KKN-T) Mahasiswa angkatan 50 Fakultas Pertanian yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian IPB bekerjasama dengan fakultas lain di IPB. inti dari acara ini adalah sharing seputar kehidupan di wilayah KKN-T dengan narasumber yang telah diundang yaitu Abdul Salam (MSL 49) dan Mohammad Nursalim (PTN 49) dengan moderator Syahdeva Ammurabi (MSL 50).

Sapa KKN-T dibuka dengan dipandu oleh Eko Nugraha Purba (MSL 50) dan Bagus Wahyutomo (AGH 50) pada pukul 17.30 WIB dan berakhir pukul 20.40 WIB. kegiatan yang dilaksanakan adalah buka bersama, sambutan ketua pelaksana dan ketua FKRD, pemutaran video insipirasi, dan inti acara Talk Show KKN-T. antusias dari peserta sangat baik dengan pertanyaan-pertanyaan yang terkirim untuk para narasumber. diharapkan peserta dapat lebih siap dalam menghadapi KKN-T FAPERTA IPB dalam mengabdi dan mendamping warga dalam usaha pertanian berbasis kearifan lokal.

Talk Show Sapa KKN-T:
Salam MSL 49 dan Salim PTN 49

SAMSUNG CAMERA PICTURES

1. KKN-T itu adalah PENGORBANAN dan PENGABDIAN kepada masyarakat sesuai kompetensi mahasiswa. Masyarakat mengenal kita sebagai mahasiswa pertanian IPB, bukan mahasiswa AGH, PTN, MSL, ARL, atau FEMA. Tapi merupakan perwakilan IPB yang siap terjun langsung untuk masyarakat.
Jadilah duta IPB yang baik.
Prinsip nya, jaga kerjasama dengan teman se-kelompok dan masyarakat.

2. Siklus, contoh:
A) 1 minggu full silaturahim. Ke tetangga sekitar, RT, RW, Kades, Gapoktan, Taruna, PKK, Camat, dan lingkungan sekitar termasuk sawah, ladang, dan spot penting di desa.

B) Pengumpulan data pendukung dan pemetaan masalah di desa. Data jumlah penduduk dan proporsinya, luas daerah/ sawah, serta berbagai potensi desa. Pemetaan masalah bisa dibagi sesuai usia.
Misal:
Anak-anak: ngaji sore, les, aku cinta pertanian, rumahku penuh bunga.
Remaja: bor biopori, taman desa permai, kompos mudah murah melimpah, pemuda shaleh rajin ke Masjid)
Ibu-ibu: pembagian bibit gratis, penyemaian mudah dan murah, perlombaan pekarangan ku hijau, temu mingguan, ayo produktif (melakukan penyemaian sendiri).
Bapak-bapak: rabuan pertanian, sawahku unggul permai, sosialisasi pertanian terpadu, ayo pakai bahan organik…!

C) Pembuatan/ revisi program sesuai potensi desa

D) Sosialisasi dan jalani kerja sama dengan berbagai pihak, pelaksanaan program (sebagian besar kegagalan program didominasi oleh tidak ada nya inisiatif mahasiswa dan kurangnya interaksi mahasiswa dengan masyarakat),

E) Lakukan evaluasi dan pembuatan laporan

Waktu 2 bulan itu harus disesuaikan sebaik mungkin agar pengabdian yang dilakukan dapat optimal. Yang perlu di garis bawahi adalah usahakan agar program dapat berkelanjutan, sederhana, bermanfaat, dan mudah diaplikasikan.
Ramah, sopan santun, dan rasa simpati merupakan sikap penting yang harus diasah oleh mahasiswa saat KKN-T.

Semangat KKN-T teman-teman!

Share

Tags: Learn · Press Release SAPA · Uncategorized