FKRD Faperta IPB

Ngaji Bareng (NGABAR) FAPERTA

May 23rd, 2016 · No Comments

Ngabar (Ngaji bareng Faperta)
Kamis, 12 Mei 2016
@Kortan

Menyambut Ramadhan dengan Mengaji
by : M Sidik

“Ngabar” (Ngaji Bareng) merupakan kegiatan rutinan yang dilakukan setiap dua minggu sekali pada hari kamis. Acara ini merupakan salah satu program yang dibuat oleh divisi syiar FKRD yang berkolaborasi dengan Rohis Kelas masing-masing departemen. Ngabar kali ini merupakan kolaborasi antara divisi syiar FKRD dengan rohis kelas departemen Arsitektur Lanskape, yaitu Ar Raudhah yang membawakan tema “Menyambut Ramadhan dengan Mengaji”.

IMG-20160512-WA0002
Acara dimulai pada pukul 17.00 WIB dan dibuka oleh MC dari ARL 51. Acara dilanjutkan dengan tilawah yang dipimpin oleh Amanullah MSL 51. Tilawah yang dibacakan adalah surat Al Baqarah: 142-145. Setelah tilawah, dilanjutkan ke acara inti yaitu penyampaian materi. Pemateri kali ini adalah M sidik THH 48. Materi ysng dibawakan, yaitu “ Semangat Menyambut Bulan Suci Ramadhan”.

Bulan Ramadhan merupakan yang memiliki banyak keutamaan, oleh karena itu kita perlu mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Ramadahan adalah tamu yang harus kita sambut dengan matang. Langkah awal untuk meyambut bulan suci ini adalah dengan membersihkan hati. Mengapa kita harus menyambut bulan Ramadhan? Salah satunya karena bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan. Keutamaan yang pertama, yaitu Ramdhan merupakan bulan menuju ketaqwaan. Hal ini dimuat dalam Al Quran surat Al Baqarah: 183 yang artinya “ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, Sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, Agar kamu bertaqwa”. Keutamaan yang kedua yaitu bulan Mujahadah (bersungguh-sungguh). Maksudnya bersungguh-sungguh yaitu melakukan shaum, mengendalikan diri, bangun malam (kita dipaksa bangun malam yang biasanya ngga suka bangun ), dan shalat berjama’ah dengan bersungguh-sungguh. Hal-hal tersebut jika kita lakukan dengan bersunggguh-sungguh akan Mengundang hidayah dan kasih sayang Allah (QS Al ‘Ankabuut:69).

Keistemewaan yang ketiga yaitu Bulan disiplin. Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih disiplin. Hal ini dapat dilakukan pada waktu berbuka dengan cara meyegerakan berbuka, disiplin saat sahur, Shalat, dan bekerja. Perilaku disiplin akan memunculkan karekter 3T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran dan tepat cara. Keutamaan berikutnya adalah bulan Ramadhan menjadikan kita pribado yang lebih sehat. Siklus hidup (makan, tidur, dan lainnya)menjadi lebih teratur sehingga badan kita menjadi lebih sehat. Selain itu, rohani kita juga menjadi lebih baik, jiwa kita menjadi lebih sabar dan dapat mengendalikan diri. Keutamaan yang lain yaitu Ramadhan bulan maghfiroh. Sepertiga diawal Ramadhan kita diberi rahmat, sepertiga di tengah adalah penuh ampunan, dan sepertiga terakhit adalah pembebasan dari api neraka. Menyambut bulan suci, ada beberapa tips yang dapat dilakukan diantarnya berdoa agar dipertemukan dgn kondisi terbaik, niat ikhlas, muhasabah diri, memperbanyak istighfar dan taubat, bergembira, melatih diri dan keluarga untuk beribadah, merancang program ramadhan, memperbaiki hubungan (saling memaafkan , kalau wanita biasanya amalan puasanya tidak diterima karena banyak menggibah), menjaga silaturahmi, menambah bekal ilmu, dan berdakwah.

Penyampaian materi berakhir menjelang adzan Maghrib. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan ditutup oleh MC. Memaasuki adzan maghrib, acara ditutup dengan buka bersama.
IMG-20160522-WA0005


Ngaji Bareng Faperta
Created by Ar Raudhah Arl51 ft FKRD
12 MEI 2016 @Kortan
Pemateri: Kak Sidik THH49

"Semangat Menyambut Bulan Suci Ramadhan"

Hal pertama utk Menyambut Ramadhan adalah membersihkan diri kita dahulu.
Kenapa sih kita harus menyabut bulan Ramadhan?
Karena banyak keutamaan Ramadhan, yaitu:
1. Bulan menuju ketaqwaan
"Hai orang2 yg beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang2 sebelum kamu agar kamu bertaqwa"
QS AlBaqarah: 183

InsyaAllah stelah bulan Ramadhan, akan terbentuk sifat dan karakter TAQWA>>Kesabaran

2. Bulan Mujahadah
Bulannya orang2 bersungguh-sungguh untuk mengendalikan diri, bangun malam, shaum, dan shalat berjamaah.
Hal2 tersebut akan mengundang hidayah dan kasih sayang Allah.
dalil: QS. Al-Ankabut: 69
Orang yg mendapat hidayah adalah orang yg bersungguh -sungguh.

3. Bulan disiplin
Menyegerakan waktu berbuka, sahur, shalat, bekerja.
Munculnya karakter 3T: tepat waktu, tepat sasaran, tepat cara >> Karakter profesional dan Ahsanul Amala
Dalil: QS Al-Mulk: 2
Bulannya utk pembentukan karakter dan persiapan menghadapi 11 bulan beriktnya

4. Bulan utk menjadi pribadi yang lebih sehat
Siklus makan, siklus tidur menjadi teratur yang berpengaruh kepada kesehatan tubuh kita. Bukan hanya kesehatan fisik namun juga kesehatan jiwa. Kita menjadi lebih sabar dan bisa mengendalikan diri.

5. Bulan Maghfiroh
Bulan yg penuh ampunan. Sepertiga awal bulan kita diberi Rahmat oleh Allah, sepertiga tengah bulan kita akan diberi Maghfiroh (pengampunan), dan sepertiga akhir bulan ditutupnya pintu2 neraka.

*Tips persiapan ramadhan:
1. Berdoa agar dipertemukan dgn kondisi yg terbaik.

2. Niat yg ikhlas. Bagaimana niat menjadi pondasi kita dalam beramal.
Jgn sampai ketika kita shaum yg ada dibenak kita hanya ikut2an teman, tapi niat kita untuk beribadah kepada Allah.

3. Perbanyak istighfar dan juga taubat. Barang siapa yg berpuasa di jalan Allah dan juga beristighfar maka dosa2 kita akan diampuni oleh Allah.
Ada 3 hal yg menghambat kita taubat kepada Allah:
1) menunda2 kebaikan
2) Meremehkan dosa sekecil apapun
3) Bersandar pada ampunan Allah. Terlalu yakin bahwa Allah selalu mengampuni dosa2 kita. Yg harus diingat Allah selalu mempunyai kuasa TK membalas setiap dosa kita

4. Melatih diri dan keluarga utk beribadah.

5. Merancang program Ramadhan.
Merancang projek besar selama Ramadhan. Harus ada perencanaan dan Terget dlm beribadah.
Target tilawah, sedekah, menghafal Alquran.

6. Memperbaiki hubungan.
Bulan Ramadhan kita harus meningkatkan hubungan dengan manusia juga, selain hubungan kita dgn Allah. Saling memaafkan sebelum bulan Ramadhan.

7. Menjaga silaturahmi

8. Menambah bekal ilmu.
Harus belajar lagi tentang ilmu2 berpuasa. Mempersiapkan ilmu agar kualitas ibadah kita juga bertambah

9. Berdakwah.
Bukan hanya kita membangun kesolehan utk diri kita sendiri, tp kita berusaha utk mensolehkan orang lain. Bagaimana kita harus Solih tapi juga harus Muslih.

Selesai.

Share

Tags: Press release FKRD Biru · Uncategorized